/images/news/kok-bisa-akinator-tahu-isi-pikiran-kita--0Ix2u9.jpg

24
Jun

Kok Bisa Akinator Tahu Isi Pikiran Kita ?

Year: 2021Posted by: Muhammad Faizal Kurniawan

Halo Dretizen !

Buat kalian yang lahir tahun 90-an dan sedang masa sekolah, pasti tau dengan Akinator. Sebuah platform web yang bisa membaca pikiran kita dengan bermodalkan memberi pertanyaan secara acak. Bisa dibilang, akinator ini hanya website untuk seru-seruan aja. Dari kalian-kalian yang udah pernah coba, pasti pernah berpikir gimana sih cara kerjanya si platform satu ini? Kok bisa tau apa yang kita pikirin?

Buat Dretizen yang belom tau, Akinator ini sudah ada dalam bentuk aplikasi mobile yang sudah dapat kamu download di Google Play Store ataupun Apple App Store. Kalau masih bingung, berikut kami simulasikan cara mainnya.

Pertama-tama, pikirkan seseorang. Entah itu ibu kamu, pemain film, karakter di game, siapapun bebas. Sebagai contoh, kami memikirkan Presiden Joko Widodo.

Selanjutnya, Akinator akan memberikan pertanyaan secara bertahap, dimulai dari yang mendasar hingga spesifik. Pilihan yang tersedia adalah "Iya" , "Tidak" , "Tidak tahu" , "Mungkin" , dan "Mungkin tidak". Jawab sesuai dengan apa yang kalian pikirkan. Berikut adalah tahapan kami dalam menjawab pertanyaan yang diberikan Akinator.

Keren kan? Akinator bisa menebak dengan benar. Selanjutnya, mari kita bahas cara akinator bisa tahu apa yang dipikirkan oleh penggunanya. Secara umum, akinator menggunakan sebuah sistem yang dinamakan sistem pakar (expert system). Sistem pakar merupakan suatu program komputer yang mengandung pengetahuan dari satu atau lebih pakar manusia mengenai suatu topik atau bidang tertentu. Secara umum, bentuk sistem pakar adalah suatu program yang dibuat berdasarkan aturan (rules) yeng menganalisis informasi. Informasi tersebutdiberikan oleh pengguna sistem tersebut. Dari informasi yang telah diberikan tersebut akan dilakukan analisis secara matematik. Hasil analisis dapat berupa jawaban pasti, kesimpulan ataupun rekomendasi, tergantung dari algoritma dan rumus matematika yang dipakai.

Seperti namanya, sistem pakar bertujuan untuk mentransfer ilmu yang dimiliki oleh seorang pakar ke komputer, dan melanjutkannya dari komputer ke orang lain yang bukan pakar atau awam. Akinator akan memberikan pertanyaan yang memiliki jawaban "Iya" , "Tidak" , "Tidak tahu" , "Mungkin" , dan "Mungkin tidak" dimana setiap jawaban tersebut memiliki bobot tertentu.Pertanyaan awal Akinator selalu berupa pertanyaan yang sifatnya umum seperti jenis kelamin, agama, negara, tempat tinggal, dan lainnya. Dari pertanyaan yang umum tersebut selanjutnya akan diberikan pertanyaan yang lebih spesifik, tujuannya untuk menyeleksi ciri-ciri orang yang kita pikirkan, yang ada di database Akinator. Pada contoh yaitu Presiden Joko Widodo adalah seorang laki-laki, maka semua pilihan wanita akan tereliminasi. Semakin berlanjut maka pertanyaan akan menjadi semakin spesifik. Pada saat pertanyaan "apakah dia seorang presiden atau mantan presiden?" sudah menandakan bahwa orang yang dimaksud sudah memiliki kecocokan dengan database.

Lalu apakah Akinator bekerja hanya dengan metode seperti itu? Tentu tidak, developer dari Akinator juga mengembangkan dengan algoritma custom buatan mereka sehingga hasilnya menjadi sangat akurat. Dan hasil pengembangan tersebut, hanya mereka yang memakai dan mengetahui lebih lengkap. Karena mereka sendiri yang mengembangkan.

Bagailama sobat Dretizen? Udah pada coba belum? Atau mungkin kamu sudah coba untuk ngakalin jawabannya biar meleset?