/images/news/penyebab-facebook-instagram-dan-whatsapp-tumbang-p-y-Xy7A.jpg

08
Oct

Penyebab Facebook, Instagram, dan WhatsApp Tumbang Pada 4 Oktober

Year: 2021Posted by: Muhammad Faizal Kurniawan

Halo Dretizen !

Bingung kenapa senin lalu Facebook, WhatsApp dan Instagram tiba-tiba nggak bisa dibuka? Sudah gonta-ganti koneksi tapi tetap saja nggak bisa? Eh nggak taunya memang sedang down.


Pada 4 Oktober 2021 lalu, tiba-tiba layanan Facebook, Instagram, dan WhatsApp tumbang secara bersamaan. Mungkin sebagian dari Dretizen tidak menyadari hal ini karena terjadi pada tengah malam waktu Indonesia. Tetapi di headquarter-nya Facebook, kejadian ini terjadi di siang hari sehingga menyebabkan banyak miskomunikasi. Bahkan CEO Facebook Mark Zuckerberg sampai merugi US$ 7 miliar dari tumbangnya layanan Facebook yang terjadi selama beberapa jam. Mari kita bahas lebih lanjut kenapa hal ini bisa terjadi.


Santosh Janardhan, VP Engineering / CTO (Chief Technical Officer) Facebook melalui halaman Facebook Engineering pada 4 Oktober menyatakan permohonan maaf akibat tumbangnya layanan Facebook. Beliau juga menyatakan bahwa seluruh layanan Facebook yang meliputi Facebook Web, Instagram, dan WhatsApp sudah online dan bisa diakses kembali. Dari halaman tersebut juga dijelaskan secara umum kenapa layanan tumbang, yaitu adanya perubahan konfigurasi server pada maintenance yang menyebabkan traffic antar server menjadi berantakan. Karena ketidakjelasan komunikasi antar server menyebabkan layanan berubah status menjadi halt / suspension. Status ini yang dialami seluruh pengguna.


Permohonaan maaf resmi Facebook pada halaman Twitter
Source : Twitter


Sehari kemudian, pada 5 Oktober Santosh Janardhan melalui halaman Facebook Engineering menjelaskan kejadian tersebut secara teknis dan mendetail. Pada halaman tersebut dijelaskan bahwa salah satu penyebab utamanya adalah kesalahan command pada proses maintenance dimana command tersebut dimaksudkan untuk mengkalkulasi ketersediaan jaringan backbone tetapi yang terjadi adalah men-trigger seluruh backbone untuk memutus koneksinya dan otomatis juga memutus koneksi ke data center Facebook. Seluruh sistem yang dibuat oleh Facebook sudah didesain sedemikian rupa untuk mencegah kesalahan command tersebut, tetapi karena ada bug di software audit yang dipakai maka command tersebut lolos tereksekusi.


Menurut banyak berita yang tersebar, BGP menjadi biang kerok dari permasalahan ini. Apakah demikian? Tidak sepenuhnya. BGP merupakan salah satu bagian yang terdampak dari kesalahan maintenance ini. Secara sederhana, BGP (Border Gateway Protocol) merupakan routing protokol yang digunakan untuk koneksi antar Autonomous System (AS). Melalui BGP ini, pertukaran informasi antar jaringan dan server dilakukan. Koneksi antar server Facebook menggunakan DNS (Domain Name System) yang pada akhirnya diteruskan dengan BGP ke server lain. DNS dan BGP merupakan jalur yang terputus akibat kesalahan maintenance tersebut yang akhirnya menyebabkan seluruh server Facebook tidak dapat diakses.


Jadi gimana Dretizen? Ribet banget ya. Sebuah server dibangun dengan keamanan sedemikian rupa untuk mencegah serangan dari luar. Tapi ternyata kasus ini merupakan "serangan" tidak disengaja yang dilakukan oleh engineer di Facebook sendiri. Dengan adanya kejadian seperti ini, dipastikan engineer Facebook akan memperbaiki keamanan sistemnya baik dari luar maupun dari dalam. Lalu bagaimana dengan sistem yang kamu punya? Apakah sudah cukup aman? Atau nggak punya waktu untuk maintenance? Tenang! Kami memiliki tim IT handal yang siap untuk menangani permasalahan yang ada pada sistem kamu. Langsung hubungi kami pada link ini untuk konsultasi lebih lanjut atau untuk request demo aplikasi dan web.